Jualan Makin Laris dengan Whatsapp Marketing

Apa sih itu WA Marketing? Ya kegiatan promosi dengan media WA.

Siapa disini yang sering promosi ke kontak WA orang lain meskipun belum kenal? Itu namanya bukan WA Marketing, tapi promosi asal-asalan saja. Bukan malah untung, tapi malah diblokir nomor kita 😂

WA Marketing ada caranya, ada tekniknya, gak bisa langsung asal tebar promo. Oke? Kalau asal tebar promo, bisa diblokir nomor kita.

Dalam kegiatan WA Marketing, ada 3 fase yang harus kita lakukan:

1) Pancing-pancing
2) Sharing-sharing
3) Selling-selling

Yuk sekarang kita bahas fase-fase tersebut

1) Pancing-pancing

Ingat ya, salah satu rahasia besar pebisnis online sukses adalah: karena mereka punya database prospek.

Kalau jaman old, database prospek hanya berupa alamat email saja.

Kalau jaman now, database prospek bisa berupa email dan nomor WA si prospek.

Seiring perkembangan jaman dan teknologi, mengumpulkan nomor WA prospek juga merupakan salah satu langkah List Building.

Dalam hal ini tugas Anda adalah: dapatkan kontak WA prospek sebanyak-banyaknya, kumpulkan sampai ribuan jumlahnya.

Semakin besar jumlah database kontak WA prospek yang Anda miliki, semakin besar pula penjualan yang bisa Anda dapatkan.

Arti lain: semakin besar jumlah kontak prospek, semakin kaya Anda hehehe. Aminnn.

Bagaimana caranya memancing orang agar mau memberikan kontak WA-nya kepada kita?

2) Rutin sharing

Saya tidak akan pernah lelah mengatakan bahwa hal pertama yang harus Anda lakukan adalah: sharing-sharing dahulu.

Dalam materi sebelumnya, saya sudah memberitau bahwa Anda perlu sharing-sharing di FB Anda kalau bisa 3x sehari. Tujuannya adalah membentuk personal branding dan mendapatkan kontak WA prospek.

Jika Anda sudah rajin sharing, mulai sekarang tambahkan CTA (Call To Action) dibagian akhir sharing Anda.

Contoh: Anda jualan hijab. Berikut ini adalah contoh sharing dan CTA yang bisa Anda buat:

====

3 Tips Fashion Hijab Tetap Tampil Modis di Musim Hujan
.
.
.
1) bla bla bla
2) bla bla bla
3) bla bla bla
.
.
.
(Contoh CTA) Mau dapetin tips-tips fashion muslimah lainnya secara rutin? Atau mau melihat-lihat katalog hijab kami yang super modis? Hubungi kami di nomor xxx-xxx-xxx

===

Nahhh seperti itu contoh CTA. Mulai sekarang tambahkan CTA disetiap sharing-sharing Anda ya.

Contoh lagi

====

Contoh CTA biasa:

Ingin melihat katalog hijab yang cocok untuk musim hujan? Yuk japri ke WA saya 081-xxx-xxx

Contoh CTA kreatif:

Mau dapetin tips fashion hijab secara rutin dan gratis? Atau mau lihat-lihat katalog sambil konsultasi fashion dengan saya? Segera WA saya ya. Nanti juga akan saya kasih diskon khusus untuk yang WA saya hari ini.

====

Contoh CTA biasa:

Instal aplikasi paytren untuk bisnis ya. Info selengkapnya japri ke saya

.

Contoh CTA kreatif:

Mau HP kamu bisa jadi loket pembayaran? Mau HP kamu bisa menjadi mesin bisnismu sendiri? Buruan WA saya. Bagi yg WA saya hari ini, saya beri promo cashback jika bergabung

====

Contoh CTA biasa:

Mau tau info lebih lanjut tentang produk anti-jerawat ini? Hubungi saya ya sis

.

Contoh CTA kreatif:

Mau jerawatmu yang membatu itu hilang hanya dalam 3 detik? Segera japri ke saya. Bonus tips-tips kecantikan gratis dari saya supaya kamu bisa makin cantik tiap hari, gak kucel

====

Si prospek akan kebelet untuk segera kontak Anda jika dalam CTA terdapat 3 hal ini:

1) penawaran dengan kalimat atau ajakan yang kuat

2) Anda juga menawari sesuatu yang gratis

3) Penawaran terbatas. Misal gratisan yang Anda tawarkan itu hanya berlaku untuk hari ini, dan sebagainya

Nahhh seperti itu ya. Jadi berilah CTA di setiap sharing-sharing yang Anda lakukan.

Jika Anda sudah memiliki ribuan friends yang tertarget, maka Insya Allah ribuan pula jumlah kontak yang akan masuk ke WA Anda dan siap menjadi target market Anda.

by : Mas Ganang (jagojualan.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *